(0362) 3312427
bkbp@bulelengkab.go.id
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik

Sosialisasi Pendidikan Politik yang di selenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Buleleng bekerja sama dengan KPU Kabupaten Buleleng di SMK N 1 Tejakula

Admin bkbp | 01 September 2026 | 45 kali

Buleleng, 1 September 2026 – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Buleleng bekerja sama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buleleng melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pendidikan Politik bagi pemilih pemula di SMK Negeri 1 Tejakula, Selasa (1/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.30 WITA tersebut diikuti oleh sekitar 100 peserta dan bertujuan memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai demokrasi, politik, pemilu, serta pentingnya partisipasi pemilih dalam menentukan arah masa depan bangsa.

Kegiatan dihadiri oleh Anggota KPU Kabupaten Buleleng Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Putu Arya Suarnata, S.Pd., Kepala Bidang Pengembangan Budaya Politik Kesbangpol Kabupaten Buleleng, Ketut Simbayasa, S.Sos., MAP, Anggota KPU Divisi Perencanaan Data dan Informasi, Ngurah Cahyudi Wiratama, Kepala SMK Negeri 1 Tejakula, Nyoman Agus Darmawan Bukian, S.Pd., serta jajaran staf KPU Kabupaten Buleleng.

Dalam sambutannya, Wakil Kepala SMK Negeri 1 Tejakula, I Komang Adi Sukrawan, S.Pd., menyambut baik pelaksanaan sosialisasi tersebut. Ia mengajak para siswa untuk menyimak materi yang diberikan sebagai bekal dalam memahami proses demokrasi dan menentukan pilihan sebagai pemilih pada masa mendatang.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Budaya Politik Kesbangpol Kabupaten Buleleng, Ketut Simbayasa, menekankan pentingnya keberanian generasi muda dalam menyampaikan pendapat serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Menurutnya, generasi muda perlu memiliki respons yang cepat terhadap perkembangan informasi dan mampu mencari informasi yang benar mengenai calon pemimpin maupun wakil rakyat sebelum menentukan pilihan.

Ia juga mengajak para siswa yang nantinya telah memenuhi syarat sebagai pemilih untuk menggunakan hak pilihnya secara bertanggung jawab. Partisipasi generasi muda dinilai memiliki peran strategis dalam menentukan kualitas kepemimpinan dan arah pembangunan, baik di tingkat nasional maupun daerah.

Materi utama sosialisasi disampaikan oleh Anggota KPU Kabupaten Buleleng Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Putu Arya Suarnata, S.Pd. Dalam pemaparannya, peserta diberikan pemahaman mengenai tugas dan fungsi KPU, konsep demokrasi dan Trias Politika, pengertian politik, serta peran pemungutan suara dalam sistem demokrasi.

Peserta juga diberikan pemahaman mengenai kriteria pemilih cerdas, yaitu pemilih yang menggunakan hak pilih secara rasional, kritis, dan berintegritas. Selain itu, dijelaskan pula mengenai persyaratan menjadi pemilih, peserta pemilu, serta lembaga-lembaga yang berperan dalam penyelenggaraan pemilu, yaitu KPU, Bawaslu, dan DKPP.

Dalam materi tersebut turut ditekankan bahwa politik memiliki keterkaitan erat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. Berbagai kebijakan pemerintah di bidang pendidikan, telekomunikasi, pembangunan, transportasi, maupun subsidi merupakan bagian dari proses politik yang secara langsung maupun tidak langsung memengaruhi kehidupan masyarakat.

Karena itu, generasi muda didorong untuk tidak bersikap apatis terhadap politik dan demokrasi. Siswa diharapkan mampu menjadi generasi yang kritis dalam menerima informasi, khususnya informasi yang beredar di media sosial. Setiap informasi perlu diklarifikasi, dibandingkan, dan ditelaah terlebih dahulu sebelum dipercaya maupun disebarluaskan.

Sosialisasi juga menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai demokrasi sejak di lingkungan sekolah. Ruang kelas dapat menjadi tempat bagi siswa untuk belajar menyampaikan pendapat, berdiskusi, menghargai perbedaan pandangan, serta menyampaikan gagasan secara terbuka dan bertanggung jawab.

Melalui kegiatan tersebut, Kesbangpol Kabupaten Buleleng bersama KPU Kabupaten Buleleng berharap generasi muda dapat memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai demokrasi dan politik serta mampu menjadi pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab ketika telah memiliki hak pilih.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan foto bersama. Seluruh rangkaian Sosialisasi Pendidikan Politik selesai pada pukul 11.00 WITA dan berlangsung dalam keadaan aman dan lancar.