Singaraja, 14 Juli 2026 – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Buleleng menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dan Prekursor Narkotika (PN) di SMAN 2 Singaraja, Selasa (14/7). Kegiatan ini mengusung tema "Generasi Muda Buleleng Bersinar (Bersih Narkoba) Mewujudkan Generasi Muda Buleleng yang Berkarakter dan Berdaya Saing" dan dihadiri oleh Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Buleleng, Sekretaris Badan Kesbangpol selaku Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bidang Pengembangan Nilai-Nilai Kebangsaan, jajaran guru, serta para siswa SMAN 2 Singaraja. Sosialisasi juga menghadirkan narasumber dari Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Buleleng dan Satuan Reserse Narkoba Polres Buleleng.
Dalam sambutannya, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Buleleng menegaskan bahwa peredaran dan penyalahgunaan narkotika merupakan ancaman serius yang terus berkembang dengan berbagai modus baru. Oleh karena itu, generasi muda diharapkan memiliki keberanian untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba serta membentengi diri dengan karakter yang kuat. Pihak sekolah turut mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini sebagai upaya strategis dalam meningkatkan pemahaman dan kewaspadaan peserta didik terhadap bahaya narkotika.
Pada sesi materi, narasumber dari BNNK Buleleng, Luh Made Deprianti, S.Kep., menjelaskan bahwa kelompok usia remaja, khususnya rentang usia 12–24 tahun, merupakan kelompok yang paling rentan menjadi sasaran penyalahgunaan narkoba. Ia juga mengingatkan adanya tren penyalahgunaan narkotika melalui media baru, seperti rokok elektrik (vape), yang perlu diwaspadai oleh seluruh kalangan pelajar.
Sementara itu, narasumber dari Sat Res Narkoba Polres Buleleng, Dewa Putu Artha, S.H., memaparkan ketentuan hukum berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dalam paparannya disampaikan bahwa Polres Buleleng telah menangani sekitar 50 perkara tindak pidana narkotika dengan berbagai modus operandi, seperti sistem tempel dan cash on delivery (COD). Kegiatan yang berlangsung interaktif dan ditutup dengan sesi tanya jawab ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran para siswa untuk lebih selektif dalam bergaul, menjauhi penyalahgunaan narkoba, serta terus mengembangkan potensi diri sehingga mampu menjadi generasi muda Buleleng yang berkarakter, berdaya saing, dan bersih dari narkoba.