(0362) 3312427
bkbp@bulelengkab.go.id
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik

Perkuat Sinergitas dan Deteksi Dini, Kesbangpol Buleleng Gelar Rakor Tim Kewaspadaan Daerah dan FKDM

Admin bkbp | 25 Juni 2026 | 46 kali

SINGARAJA – Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) terus berupaya memperkuat sinergitas antarinstansi guna menjaga kondusivitas wilayah. Sebagai wujud nyata dari upaya tersebut, pada hari Kamis, tanggal 25 Juni 2026 pukul 09.00 Wita, bertempat di Ruang Rapat Badan Kesbangpol Kabupaten Buleleng, Jln Sudirman Nomor 60, Kelurahan Banyuasri, Kecamatan Buleleng, telah dilangsungkan kegiatan Rapat Koordinasi Tim Kewaspadaan Dini Daerah dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Buleleng.

Rapat kali ini difokuskan pada koordinasi teknis dan dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional Kesbangpol Kab. Buleleng, Komang Krisna Ariawan, S.E.

Rakor ini dihadiri oleh sejumlah perwakilan dari instansi terkait, di antaranya Sekretaris FKDM Kab. Buleleng (I Putu Gede Parma, S.ST.Par., M.Par), Pasi Intel Kodim 1609 Buleleng (Kapten Inf Made Yoga S), Kasi Kerjasama Satpol PP Kab. Buleleng (I GD Widyana), perwakilan Disnaker Kab. Buleleng (I Wayan Wipra Satya Perdana, S.Kom), perwakilan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kab. Buleleng (Gede Sumitra, S.H., M.H.), perwakilan Dinas Kominfosanti Kab. Buleleng (Agung Dharma Yudha), serta perwakilan Imigrasi Kab. Buleleng (Dion Chandra Putra).

Dalam arahannya, Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional, Komang Krisna Ariawan, menekankan pentingnya respons cepat dan terukur dari seluruh elemen yang hadir.

"Melalui FKDM Kabupaten Buleleng, kami berkomitmen untuk terus melakukan deteksi dini, cegah dini, dan penanganan potensi konflik secara terpadu bersama," tegas Komang Krisna Ariawan.

Lebih lanjut, ia meminta jajaran tim yang hadir untuk proaktif memetakan situasi di lapangan. "Untuk itu, kami mohon kepada tim agar dapat menyampaikan informasi terkait Ancaman, Tantangan, Hambatan, dan Gangguan (ATHG) yang berkembang sesuai tugas dan fungsi (tusi) masing-masing sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut bersama."

Dalam forum tersebut, juga disampaikan beberapa poin krusial sebagai bahan pertimbangan bersama terhadap kegiatan mitigasi ATHG dan langkah cegah dini. Kolaborasi lintas sektoral dengan instansi dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemda Buleleng menjadi landasan utama agar setiap riak potensi gangguan keamanan, ketertiban, maupun isu sosial lainnya dapat segera diredam dan dicarikan solusinya secara komprehensif.