Buleleng, 2 September 2026 – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Buleleng bekerja sama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buleleng melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pendidikan Politik bagi generasi muda di SMK Negeri 1 Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Rabu (2/9/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.45 WITA tersebut diikuti kurang lebih 100 siswa dan siswi kelas X SMK Negeri 1 Banjar.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota KPU Kabupaten Buleleng Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Putu Arya Suarnata, S.Pd., Kepala Bidang Pengembangan Budaya Politik Kesbangpol Kabupaten Buleleng, Ketut Simbayasa, S.Sos., MAP, serta Kepala SMK Negeri 1 Banjar yang diwakili oleh Waka Humas, Kadek Agus Ariawan, S.Pd. Selain itu, kegiatan juga dihadiri para siswa dan siswi SMK Negeri 1 Banjar, staf Kesbangpol Kabupaten Buleleng, serta staf KPU Kabupaten Buleleng.
Dalam sambutannya, Waka Humas SMK Negeri 1 Banjar, Kadek Agus Ariawan, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan sosialisasi pendidikan politik di lingkungan sekolah. Para siswa diharapkan dapat mengikuti materi yang diberikan dengan baik karena pendidikan politik memiliki peran penting dalam menambah pengetahuan dan pemahaman mengenai proses menentukan pemimpin di masa yang akan datang. Pemahaman mengenai politik dan demokrasi sejak dini diharapkan dapat membentuk generasi yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam menggunakan hak pilihnya.
Kepala Bidang Pengembangan Budaya Politik Kesbangpol Kabupaten Buleleng, Ketut Simbayasa, S.Sos., MAP, dalam penyampaiannya menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam kehidupan demokrasi. Menurutnya, semakin banyak masyarakat yang mampu menyampaikan pendapat secara bertanggung jawab, maka demokrasi akan semakin berkembang dengan baik. Generasi muda yang memiliki keinginan untuk menjadi pemimpin juga didorong untuk memiliki keberanian, semangat berkompetisi, serta wawasan yang luas agar mampu menghadapi berbagai perkembangan di masyarakat.
Lebih lanjut, generasi muda diharapkan memiliki kemampuan untuk memahami dan menyaring berbagai informasi, khususnya informasi yang berkaitan dengan calon pemimpin dan wakil rakyat. Pemahaman tersebut dapat dilakukan dengan melihat program kerja, aspirasi, serta kebutuhan masyarakat sehingga pilihan yang diberikan dalam pemilu tidak hanya didasarkan pada informasi yang diterima secara langsung, tetapi melalui pertimbangan yang rasional dan bertanggung jawab.
Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan pentingnya menggunakan hak pilih dalam pelaksanaan pemilu. Siswa yang telah memenuhi ketentuan sebagai pemilih diharapkan dapat berpartisipasi dalam menentukan arah masa depan bangsa dan daerah melalui pilihan yang bijaksana. Generasi muda memiliki peranan penting dalam demokrasi karena pada Pemilu Tahun 2024 pemilih dari kalangan generasi muda menjadi salah satu kelompok pemilih yang memiliki jumlah besar. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa suara generasi muda memiliki pengaruh dalam menentukan pemimpin dan arah kebijakan pemerintahan.
Sementara itu, Anggota KPU Kabupaten Buleleng Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Putu Arya Suarnata, S.Pd., memberikan materi mengenai tugas dan fungsi KPU dalam penyelenggaraan demokrasi, khususnya dalam memberikan pendidikan politik dan pendidikan pemilih kepada masyarakat. Pendidikan politik ditujukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai demokrasi dan pemilu serta mendorong terbentuknya pemilih yang cerdas, yaitu pemilih yang mampu menggunakan hak pilih secara rasional, kritis, dan berintegritas.
Materi yang diberikan juga membahas pengertian pemilu sebagai sarana bagi rakyat dalam menggunakan kedaulatannya untuk memilih wakil rakyat serta pemimpin pemerintahan. Selain itu, peserta diberikan pemahaman mengenai demokrasi dan konsep Trias Politika yang berkaitan dengan pembagian kekuasaan dalam penyelenggaraan negara. Penerapan prinsip tersebut memiliki tujuan untuk menjaga keseimbangan kekuasaan, mencegah penyalahgunaan kekuasaan, melindungi hak dasar warga negara, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam kehidupan bernegara.
Kegiatan sosialisasi turut menekankan pentingnya membangun sikap kritis dalam kehidupan demokrasi. Para siswa didorong untuk berani menyampaikan pendapat dan menghargai perbedaan pandangan selama disampaikan secara santun dan bertanggung jawab. Selain itu, generasi muda diingatkan agar tidak langsung mempercayai setiap informasi yang beredar, melainkan melakukan klarifikasi, membandingkan informasi, serta memeriksa sumber yang terpercaya sebelum mengambil kesimpulan.
Melalui kegiatan ini, Kesbangpol Kabupaten Buleleng bersama KPU Kabupaten Buleleng berharap pemahaman demokrasi dapat ditanamkan sejak dini melalui lingkungan sekolah. Generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi peserta dalam proses demokrasi, tetapi juga mampu menjadi pemilih yang cerdas, kritis, rasional, berintegritas, dan bertanggung jawab serta turut menjaga kualitas demokrasi di Indonesia.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan foto bersama. Seluruh rangkaian Sosialisasi Pendidikan Politik di SMK Negeri 1 Banjar berlangsung dengan aman dan lancar hingga selesai pada pukul 12.00 WITA.